Pertamina dan Kemenaker Teken Kerja Sama, Targetkan Budaya K3 hingga ke Seluruh Lini Operasi

Penulis: Benny Surbakti  •  Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59:31 WIB
Pertamina dan Kemenaker resmi teken MoU dan PKS untuk tingkatkan budaya K3 di sektor energi.

KALIMANTAN SELATAN — Ribuan tenaga kerja di sektor energi setiap hari berhadapan dengan risiko tinggi—mulai dari kebocoran gas, tekanan tinggi, hingga potensi kebakaran. Realitas inilah yang mendorong Pertamina dan Kemnaker memperkuat sinergi melalui dua dokumen strategis: Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Isi Kerja Sama: Dari Pelatihan hingga Budaya Keselamatan

Nota kesepahaman mencakup sinergi program ketenagakerjaan dan pendayagunaan SDM secara luas. Sementara itu, PKS secara spesifik menyasar kolaborasi penyelenggaraan pelatihan di bidang keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Penandatanganan dilakukan oleh Direktur SDM Pertamina Andy Arvianto dan Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi untuk MoU, serta SVP Pertamina Corporate University Robby Rafid, SVP HSSE Pertamina I Ketut Laba, dan Dirjen Binalavotas Kemnaker Darmawansyah untuk PKS.

Acara tersebut turut disaksikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan, dan Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza. "Dengan kolaborasi inilah, kita yakin bahwa tantangan apa pun kita bisa hadapi bersama," ujar Yassierli, mengapresiasi dukungan Pertamina kepada Kemnaker.

"Investasi Terbaik adalah Investasi Manusia"

Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan menekankan bahwa keberlanjutan perusahaan tidak cukup hanya bergantung pada aset atau teknologi. "Investasi terbaik yang dapat dilakukan adalah investasi manusia. Pengembangan kompetensi, peningkatan produktivitas, serta pembentukan budaya HSSE yang unggul merupakan fondasi penting keberlanjutan perusahaan," ungkapnya. Ia menambahkan, kerja sama ini juga sejalan dengan komitmen Pertamina memberdayakan masyarakat sekitar wilayah operasi melalui pendekatan creating shared value dan ekonomi sirkular.

Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza menyebut SDM sebagai jembatan antara strategi perusahaan dan pencapaian kinerja. Ia menegaskan prioritas keselamatan pekerja di seluruh lini Pertamina Group. "Ada keluarga yang menunggu di rumah, sehingga keselamatan setiap pekerja harus menjadi prioritas. Arahan dari Komisaris Utama sangat jelas: memastikan setiap pekerja Pertamina selamat berangkat, selamat menjalankan pekerjaannya, dan selamat kembali pulang ke rumah," tegasnya.

Dampak Langsung: Tenaga Kerja Kompeten dan Produktif

Melalui sinergi pemerintah dan dunia usaha ini, Pertamina dan Kemnaker mendorong lahirnya tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan berbudaya keselamatan. Oki berharap kolaborasi ini mampu membangun SDM yang solid dari hulu hingga hilir. "Karena keberhasilan operasi Pertamina Group berawal dari insan-insan yang menjalankannya setiap hari secara aman, produktif, dan berkinerja tinggi," jelasnya.

Kemnaker berkomitmen mengawal implementasi kerja sama ini. Dengan adanya pelatihan K3 yang lebih terstruktur, risiko kecelakaan kerja di sektor energi diharapkan bisa ditekan secara signifikan, sekaligus meningkatkan produktivitas nasional.

Reporter: Benny Surbakti
Sumber: dunia-energi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top