KABUPATEN BANJAR — Polda Kalimantan Selatan melakukan peletakan batu pertama pembangunan 11 sumur bor di Desa Limamar, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, pada Rabu siang. Program ini digelar serentak bersama sejumlah Polres jajaran di Kalsel sebagai wujud pengabdian Polri kepada masyarakat.
Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan menyatakan bantuan sumur bor diberikan kepada wilayah-wilayah yang membutuhkan pasokan air bersih. Sebanyak delapan kabupaten menjadi sasaran program ini, yakni Kabupaten Banjar, Banjarbaru, Tanah Laut, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Tabalong, Balangan, dan Tanah Bumbu.
Untuk Kabupaten Banjar, sumur bor ditempatkan di Desa Limamar berdasarkan usulan dari Polres Banjar. Kapolda menilai kawasan ini sangat membutuhkan ketersediaan air bersih, terutama saat musim kemarau. “Jaringan PDAM hingga kini belum menjangkau kawasan ini,” tegasnya.
“Hari ini dilaksanakan groundbreaking pembangunan sumur bor di beberapa wilayah Polres jajaran, dan untuk Desa Limamar ditunjuk sesuai usulan dari Polres Banjar. Diharapkan untuk membantu penyediaan air bersih bagi warga,” ujar Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan.
Kapolda menjelaskan pembangunan sumur bor ini sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. “Satu sumur bor anggarannya Rp60 juta,” sebutnya. Program ini merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Saiful Akrabin, Pembakal Limamar, mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Polda Kalsel. Menurutnya, sumur bor ini cukup membantu penyediaan air bersih bagi warga. “Semoga mempererat tali silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat,” ucapnya.
Dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara tahun ini, Polda Kalsel juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial lainnya. Kegiatan itu meliputi bedah rumah sebanyak ratusan unit, bakti kesehatan, pembagian paket sembako, serta lomba hadrah, madihin, dan e-sport yang melibatkan masyarakat.