Dua Bintang Inggris Siap Tampil di Final Prem: Feyi-Waboso dan Mitchell Comeback

Penulis: Benny Surbakti  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 00:48:31 WIB
Feyi-Waboso dan Mitchell dipastikan siap tampil di final Premiership Rugby setelah proses pemulihan intensif.

KALIMANTAN SELATAN — Kabar ini menjadi suntikan moral besar jelang laga puncak musim. Feyi-Waboso baru saja menjalani operasi patah tulang wajah setelah laga melawan Leicester akhir Mei, sementara Mitchell mengalami cedera hamstring dalam pemusatan latihan Timnas Inggris pekan lalu. Keduanya sempat diprediksi absen hingga akhir musim domestik.

Proses Pemulihan di Bawah Pengawasan Tim Medis Inggris

Pelatih kepala Inggris, Steve Borthwick, mengonfirmasi perkembangan positif kedua pemain. "Manny (Feyi-Waboso) menjalani persiapan minggu ini dengan konsultasi penuh dari spesialis medis di klubnya. Jika semuanya berjalan lancar, dia akan tersedia untuk seleksi akhir pekan ini," ujar Borthwick kepada BBC Sport.

Sementara itu, Phil Morrow, kepala performa Inggris, memantau langsung latihan Mitchell di Northampton beberapa hari lalu. "Alex melewati berbagai tahapan yang diperlukan untuk siap bermain. Jika terus berlanjut, dia akan tersedia untuk Northampton Saints," tambah Borthwick.

Kontrak Baru Beri Inggris Kuasa Penuh Atas Pemain

Keputusan ini dimungkinkan berkat kontrak Elite Player Squad (EPS) yang diperkenalkan pada 2024. Kontrak tersebut memberikan Inggris hak akhir atas perawatan, kondisi, dan ketersediaan bermain para bintang utamanya. Di masa lalu, kebijakan ini kerap memicu konflik. Tim medis Inggris dan Exeter sempat berbeda pendapat soal penanganan cedera bahu Feyi-Waboso sebelumnya.

Phil Dowson, direktur rugby Northampton, bahkan mengungkapkan "frustrasi" atas cedera Mitchell yang terjadi di kamp pemusatan latihan, hanya tiga bulan setelah cedera serupa saat melawan Irlandia di Six Nations.

Borthwick: Main di Final Lebih Baik dari Latihan Manapun

Borthwick membantah kesan bahwa proses ini kaku. Menurutnya, kolaborasi dengan klub tetap berjalan. "Saya ingin pemain bermain di pertandingan besar—laga dengan trofi dipertaruhkan, dengan konsekuensi, dan tekanan luar biasa. Itu persiapan terbaik untuk rugby Test," tegasnya.

Jadwal musim panas Inggris memang padat: menghadapi Afrika Selatan, Fiji, dan Argentina. Namun Borthwick justru melihat final Premiership sebagai ajang uji coba ideal.

Dampak Taktis: Pengalaman vs Regenerasi

Kembalinya kedua pemain sangat krusial bagi tim masing-masing. Sayap Exeter, Campbell Ridl, mengalami cedera dalam laga semifinal melawan Bath—pertandingan yang disaksikan Feyi-Waboso dari tribun penonton tandang di The Rec.

Di kubu Northampton, Archie McParland (21 tahun) tampil impresif selama Mitchell absen. Namun kehadiran scrum-half utama Inggris, setidaknya dari bangku cadangan, akan menjadi opsi pengalaman yang berharga di laga sebesar final.

Reporter: Benny Surbakti
Sumber: bbc.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top