Gala Premier Film Dokumenter Pangeran Jaya Sumitra di Kotabaru, Wagub Syairi Mukhlis Ajak Generasi Muda Kenali Sejarah

Penulis: Arif Budiman  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 13:36:31 WIB
Wakil Gubernur Syairi Mukhlis mengajak generasi muda Kotabaru mengenal sejarah lewat film dokumenter Pangeran Jaya Sumitra.

KOTABARU — Film dokumenter tersebut mengangkat perjuangan Pangeran Jaya Sumitra merintis Kerajaan Pulau Laut yang menjadi bagian penting dari sejarah Kabupaten Kotabaru. Kisah berlatar sekitar tahun 1850 saat wilayah Kusan mengalami gejolak, Pangeran Jaya Sumitra memutuskan memindahkan pusat pemerintahan ke Pulau Laut, tepatnya di Salino. Langkah itu ditempuh sebagai strategi menghimpun kekuatan menghadapi penjajah, menjadikannya raja pertama Kerajaan Pulau Laut.

Film Sejarah untuk Generasi Muda yang Hampir Terlupakan

Syairi Mukhlis menekankan pentingnya film ini bagi anak muda Kotabaru. "Film ini mampu mengangkat sejarah yang mungkin hampir terlupakan bagi generasi muda kita di Kabupaten Kotabaru. Paling tidak, ini bisa kembali diangkat ke permukaan dan dikenali anak muda kita," ujarnya usai penayangan perdana.

Menurut Syairi, dokumenter ini diharapkan menjadi awal kebangkitan sejarah lokal yang terus digali dan diperkenalkan kepada masyarakat luas. Ia pun mengajak seluruh warga Kotabaru menyaksikan film tersebut selama masa penayangan yang berlangsung beberapa hari ke depan.

Mengapa Nama Rumah Sakit Pangeran Jaya Sumitra?

"Kami mengajak seluruh warga Kotabaru menyaksikan film sejarah ini agar mengetahui latar belakang nama Rumah Sakit Pangeran Jaya Sumitra, karena beliau merupakan pendiri Kabupaten Kotabaru sekaligus Raja pertama Kerajaan Pulau Laut," jelas Syairi. Penjelasan ini menjadi jembatan bagi warga yang selama ini mungkin hanya mengenal nama rumah sakit tanpa mengetahui sosok di baliknya.

Penayangan Perdana Dihadiri Forkopimda dan Dewan Kesenian

Gala premier film dokumenter ini turut dihadiri Ketua DPRD Kotabaru, unsur Forkopimda, Asisten I Setda Kotabaru, Ketua GOW, Ketua Dewan Kesenian Kotabaru, serta para pemeran film dokumenter Pangeran Jaya Sumitra. Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan dukungan terhadap upaya pelestarian sejarah lokal melalui medium film.

Film dokumenter ini menjadi salah satu cara Pemkab Kotabaru merawat ingatan kolektif tentang asal-usul daerah, terutama di tengah arus informasi yang kerap menggeser perhatian generasi muda dari sejarah lokal.

Reporter: Arif Budiman
Sumber: jurnalkalimantan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top