Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan Budidaya Ikan Gabus di Batola untuk Kembangkan Haruan Estate

Penulis: Zulham Nasution  •  Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:32:31 WIB
Penjabat Gubernur Kalsel menyerahkan bantuan budidaya ikan gabus kepada pembudidaya di Batola.

BANJARBARU — Program Haruan Estate yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali berlanjut. Kali ini, bantuan budidaya ikan gabus disalurkan kepada para pembudidaya di Kabupaten Barito Kuala (Batola) sebagai upaya memperkuat sektor perikanan daerah.

Bantuan tersebut diberikan secara simbolis oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan di Banjarbaru. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Kalsel untuk mengembangkan potensi ikan gabus yang menjadi salah satu komoditas unggulan, terutama di wilayah Batola yang dikenal sebagai sentra produksi.

Mengapa Ikan Gabus Menjadi Fokus Utama?

Ikan gabus, atau yang dikenal dengan sebutan haruan di Kalimantan Selatan, memiliki nilai ekonomis tinggi. Selain sebagai bahan baku konsumsi lokal, ikan ini juga menjadi bahan baku utama pembuatan amplang dan produk olahan khas Banjar yang memiliki pasar luas.

Pemprov Kalsel menilai pengembangan Haruan Estate dapat menjadi motor penggerak ekonomi perdesaan. Dengan bantuan ini, diharapkan produksi ikan gabus di Batola meningkat signifikan sehingga mampu memenuhi permintaan pasar yang terus bertumbuh.

Bantuan yang Disalurkan untuk Pembudidaya

Bantuan yang diberikan berupa benih ikan gabus, pakan, dan peralatan pendukung budidaya. Para pembudidaya di Batola yang tergabung dalam kelompok usaha perikanan menjadi penerima manfaat utama program ini.

Pj Gubernur Kalsel menyebutkan bahwa program ini tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan. Pemprov juga akan mendampingi para pembudidaya melalui penyuluhan dan pelatihan teknis agar hasil panen optimal dan sesuai standar pasar.

Dampak bagi Ekonomi Masyarakat Batola

Dengan adanya bantuan ini, para pembudidaya di Batola diharapkan mampu meningkatkan volume produksi secara berkelanjutan. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan pendapatan keluarga dan memperkuat ketahanan pangan lokal.

Program Haruan Estate sendiri merupakan inisiatif strategis Pemprov Kalsel untuk menjadikan ikan gabus sebagai komoditas andalan yang mampu bersaing di pasar regional maupun nasional. Ke depan, pengembangan serupa direncanakan menjangkau lebih banyak kecamatan di Batola dan kabupaten lain di Kalimantan Selatan.

Reporter: Zulham Nasution
Sumber: redaksi8.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top