BANJARMASIN — Empat amalan yang diyakini dapat mengantarkan seorang Muslim masuk surga kembali disampaikan dalam khutbah Jumat di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Khatib Tuan Guru Haji Ahmad Tarhib Abdussyktur menguraikan amalan tersebut berdasarkan Hadits Rasulullah SAW di hadapan jamaah, Jumat lalu.
Khatib yang juga pengasuh Pondok Pesantren Takhasus Darussalam Martapura, Kabupaten Banjar, itu menyebutkan amalan pertama adalah menebarkan salam. Menurutnya, salam mengandung nilai-nilai kebaikan yang mendalam.
"Pasalnya salam tersebut penuh makna atau mengandung nilai-nilai kebaikan," ujar Tuan Guru yang juga menjabat Tenaga Ahli Gubernur Kalsel Bidang Keagamaan itu.
Amalan kedua yang disampaikan adalah memberi makan. Khatib menekankan makna di balik amalan ini adalah sifat pemurah. Amalan ketiga, menjalin silaturahim atau berbuat baik kepada semua orang tanpa terkecuali.
Adapun amalan keempat adalah mengerjakan shalat Tahajud atau shalat malam. Dalam khutbah pertamanya yang berlangsung sekitar tiga menit, khatib menyebut shalat malam memiliki keutamaan lebih dibandingkan shalat sunah lainnya setelah shalat fardhu lima waktu.
"Karena shalat malam lebih utama dari shalat sunat lain sesudah shalat fardhu lima waktu," jelas khatib di hadapan jamaah.
Khatib secara singkat memaparkan keempat amalan tersebut sebagai motivasi bagi jamaah Shalat Jumat di masjid raya kebanggaan umat Muslim Kalsel. Sebelum mengakhiri khutbah pertama, Tuan Guru Ahmad Tarhib membacakan Surah Al Ashr yang artinya mengingatkan bahwa manusia berada dalam kerugian kecuali mereka yang beriman, beramal shaleh, dan saling menasihati.
Pada Jumatan kali ini, shaf terdepan tampak diisi oleh Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin. Imam shalat Jumat diisi oleh Ustadz H Ahmad Sawiti.