KALIMANTAN SELATAN — Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh petugas keamanan taman yang mendapati SU tergeletak di salah satu gazebo. Petugas segera melapor ke Bhabinkamtibmas setempat, lalu membawa korban ke Rumah Sakit PMI Bogor. Karena korban masih belum sadar, keluarganya kemudian memindahkan SU ke RSUD Ciawi untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Waluyo, mengatakan pihaknya masih mendalami identitas pelaku dan kronologi kejadian. “Diduga wanita tersebut berkenalan dengan seseorang di medsos dan dibius orang kenalannya tersebut,” ujarnya, Jumat (12/6).
Korban hingga kini masih dalam kondisi linglung dan belum bisa diajak berkomunikasi secara intensif oleh penyidik. Kondisi itu memperlambat proses identifikasi terhadap pelaku dan motif di balik aksi tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Bogor Tengah, Iptu Budi Setiawan, mengonfirmasi bahwa peristiwa ini masuk dalam kategori pencurian dengan kekerasan atau pembiusan. Barang bukti yang hilang dari korban antara lain satu unit telepon genggam, dompet, dan uang tunai senilai Rp 200 ribu.
“Barang yang hilang, dompet, HP (handphone) dan uang Rp 200 ribu. Semalam korban masih linglung, belum bisa diajak komunikasi lebih lanjut. Korban dibawa keluarga ke RSUD Ciawi,” kata Budi.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya pengguna aplikasi pertemanan daring, untuk lebih berhati-hati saat hendak bertemu langsung dengan orang baru. Polsek Bogor Tengah mengimbau agar pertemuan pertama dilakukan di tempat umum yang ramai dan memberitahu orang terdekat tentang lokasi serta identitas lawan bicara.
Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku. Tidak ada penambahan korban lain yang dilaporkan dalam kasus serupa di wilayah hukum Polsek Bogor Tengah dalam beberapa pekan terakhir.