BANJARMASIN — Manajemen PS Barito Putera tidak ingin para pemainnya terlalu lama beristirahat. Klub kebanggaan Kalimantan Selatan itu telah menetapkan program latihan perdana untuk musim depan akan dimulai pada Juli 2026.
Keputusan ini diambil setelah tim sukses mengamankan sejumlah pemain melalui perpanjangan kontrak. Dengan memulai latihan lebih awal, tim pelatih memiliki waktu yang lebih panjang untuk membangun chemistry antarpemain dan menyusun strategi.
Owner Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, mengatakan bahwa jeda kompetisi yang terlalu panjang justru bisa berdampak negatif pada kondisi fisik pemain. Salah satu kekhawatiran terbesar adalah cedera akibat pemain mengikuti turnamen nonresmi atau tarkam tanpa pengawasan tim.
“Kita inginnya bulan Juli sudah mulai, karena kita tidak ingin terlalu lama dan agar para pemain tidak bermain tarkam karena bisa berpotensi cedera dan merugikan pemain serta tim,” ujar Hasnuryadi.
Manajemen klub memahami bahwa masa jeda kompetisi kerap dimanfaatkan pemain untuk mencari tambahan penghasilan. Namun, Hasnuryadi menegaskan bahwa aktivitas tersebut tidak boleh dilakukan sembarangan.
“Bagi pemain yang ingin menambah penghasilan, kita sebenarnya tidak melarang. Namun harus izin terlebih dahulu sesuai dengan aturan,” tambahnya.
Dengan kebijakan ini, setiap pemain yang ingin tampil di turnamen luar wajib melapor dan mendapatkan izin resmi dari manajemen. Hal ini untuk memastikan risiko cedera tetap bisa diminimalkan.
Di luar persiapan latihan, manajemen Laskar Antasari juga masih bergerak di bursa transfer. Proses perpanjangan kontrak untuk beberapa pemain lain terus diselesaikan. Pada saat yang sama, tim melakukan penjajakan untuk mendatangkan wajah-wajah baru guna memperkuat komposisi skuad musim depan.
Melalui program latihan yang dimulai lebih awal ini, Barito Putera berharap seluruh pemain bisa kembali dalam kondisi fisik yang optimal. Tim pelatih pun diharapkan memiliki waktu yang cukup untuk menjalankan program yang telah disusun demi menghadapi persaingan ketat musim 2026/2027.