BANJARMASIN — Antrean kendaraan terlihat mengular di pintu masuk Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh setiap Sabtu dan Minggu. Warga berbondong-bondong membawa keluarga untuk menikmati akhir pekan sambil mengenalkan aneka satwa kepada anak-anak. Fenomena ini menjadikan taman tersebut sebagai salah satu titik keramaian utama di Kota Banjarmasin.
Ketua TP-PPK Banjarmasin mengingatkan bahwa popularitas taman tidak boleh membuat pengelola lengah dalam perawatan. “Kehadiran Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh harus dapat terus terjaga sebagai tempat rekreasi keluarga yang nyaman dan aman,” ujarnya dalam kunjungan ke lokasi, pekan lalu. Menurutnya, perawatan kandang, kebersihan area, dan kesehatan satwa menjadi prioritas utama.
Pernyataan itu disampaikan di tengah hiruk-pikuk pengunjung yang antusias memberi pakan rusa dan melihat koleksi burung di taman seluas sekitar 2 hektare itu. Ketua TP-PPK juga menyoroti pentingnya partisipasi pengunjung untuk tidak memberi makan sembarangan. “Edukasi untuk pengunjung soal jenis pakan yang tepat harus terus digencarkan,” tambahnya.
Kehadiran taman ini tak hanya menjadi ruang terbuka hijau, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga sekitar. Puluhan pedagang kaki lima berjejer di area parkir menjual mainan, makanan ringan, dan minuman. Seorang pedagang bakso, Misran (45), mengaku omzetnya naik dua kali lipat saat akhir pekan. “Ramai dari pagi sampai sore, kadang stok habis sebelum jam empat,” katanya.
Pemkot Banjarmasin sebelumnya telah menganggarkan dana perawatan rutin untuk taman ini melalui Dinas Perumahan dan Permukiman. Kepala Dinas setempat menyebut alokasi dana mencakup perbaikan infrastruktur dan pengadaan pakan satwa. Namun, Ketua TP-PPK menekankan bahwa perawatan optimal membutuhkan sinergi antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat pengunjung.
Pengelola taman mengimbau pengunjung untuk tidak membawa plastik sekali pakai ke area kandang. Sampah plastik kerap ditemukan di dalam kandang rusa dan kolam burung. Selain itu, pengunjung diminta tidak menyentuh satwa secara langsung tanpa pengawasan petugas demi keselamatan bersama.
Dengan terus meningkatnya jumlah pengunjung, Ketua TP-PPK berharap Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh bisa menjadi contoh pengelolaan wisata edukasi berbasis masyarakat. “Ini aset kota yang harus kita rawat bersama, bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk anak cucu kita,” pungkasnya.