TANJUNG — Pemerintah Kabupaten Tabalong mulai menyiapkan skema pemetaan kompetensi pegawainya untuk tahun anggaran 2026. Melalui kerja sama dengan Biro SDM Polda Kalimantan Selatan, para aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemkab setempat diarahkan untuk mengikuti standarisasi penilaian melalui Assessment Center Polri.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya daerah dalam menjamin pengisian jabatan struktural didasarkan pada rekam jejak dan kemampuan yang terukur. Sosialisasi program ini dipimpin langsung oleh tim asesor Biro SDM Polda Kalsel di Tanjung, Kabupaten Tabalong, Rabu.
Sosialisasi ini menitikberatkan pada pemanfaatan Assessment Center Polri sebagai metode penilaian kompetensi yang transparan. Pemkab Tabalong mendorong para calon pejabat eselon II, III, dan IV untuk mengikuti uji kompetensi ini sebagai syarat pengembangan karier dan pengisian jabatan strategis.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo menjelaskan bahwa materi sosialisasi mencakup Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dalam penilaian kompetensi. Menurutnya, metode ini merupakan instrumen penting untuk mengukur kapasitas sumber daya manusia secara objektif.
"Materi sosialisasi terkait PNBP penilaian kompetensi melalui Assessment Center Polri sebagai salah satu metode mengukur dan menilai kompetensi SDM secara objektif dan profesional," ujar AKBP Wahyu Ismoyo.
Penerapan standar penilaian dari kepolisian ini diharapkan memberikan gambaran akurat mengenai profil kompetensi setiap ASN. Dengan data yang jelas, pemerintah daerah dapat menempatkan pejabat yang tepat pada posisi yang sesuai (right man on the right place).
Kapolres menambahkan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan investasi jangka panjang untuk kualitas birokrasi di Kalimantan Selatan. Hubungan harmonis antara Polri dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.
“Kami harapkan terjalin kerja sama yang baik antara Polri dan pemerintah daerah dalam upaya peningkatan kompetensi ASN, sehingga mampu mewujudkan pelayanan publik yang lebih optimal dan profesional,” jelas Kapolres.
Agenda sosialisasi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat teras daerah, termasuk Asisten III Setda Tabalong H Erwan Mardani serta para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Dari pihak kepolisian, hadir pula tim asesor yang dipimpin Kompol Saparyanto, Kabag SDM Polres Tabalong Kompol Slamet Hari Wahyudi, dan Kasubagwatpers Polres Tabalong Sardi Abdul Karim.