Tanah Laut Jadikan Tala Education Expo 2026 Etalase Inovasi Sekolah

Penulis: Yuda Pratama  •  Rabu, 06 Mei 2026 | 11:34:02 WIB
Kepala Disdikbud Tanah Laut meninjau kesiapan pameran Tala Education Expo 2026 di Pelaihari.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tanah Laut, Myrza Fazrina, menegaskan pentingnya setiap satuan pendidikan menunjukkan hasil inovasi mereka kepada publik. Menurutnya, Tala Education Expo 2026 bukan sekadar pameran, melainkan momentum pembuktian kualitas bagi sekolah-sekolah di wilayah tersebut.

Memasuki hari kedua pada Selasa (5/5/2026), suasana di RTH Kijang Mas, Pelaihari, dipadati peserta dari 11 kecamatan. Kehadiran puluhan stan dari berbagai jenjang pendidikan menjadi pusat perhatian warga yang ingin melihat perkembangan wajah baru pendidikan di Tanah Laut.

Ajang Pembuktian Kualitas Pendidikan 11 Kecamatan

Myrza Fazrina menaruh harapan besar agar setiap stan mampu mempresentasikan keunggulan masing-masing sekolah. Inovasi yang dipamerkan diharapkan menjadi tolok ukur sejauh mana transformasi pendidikan telah berjalan di Bumi Tuntung Pandang.

"Tala Education Expo 2026 menjadi momentum pembuktian kualitas bagi setiap satuan pendidikan," ujar Myrza saat meninjau lokasi kegiatan di Pelaihari.

Keberadaan puluhan stan ini diproyeksikan sebagai jawaban atas tantangan mutu pendidikan daerah. Setiap kecamatan membawa identitas unik dan terobosan yang telah diterapkan di sekolah-sekolah mereka selama setahun terakhir.

Kreativitas Busana Daur Ulang dan Senam Guru

Panggung utama pameran pada hari kedua diisi oleh aksi percaya diri siswa PAUD yang mengenakan busana dari bahan daur ulang. Kompetisi ini bertujuan mengasah kreativitas sejak dini sekaligus menanamkan kesadaran lingkungan kepada peserta didik.

Selain siswa, para tenaga pendidik juga turut ambil bagian dalam kemeriahan acara. Guru-guru TK dari berbagai wilayah menunjukkan energi luar biasa saat mengikuti lomba Senam Anak Indonesia Sehat di hadapan para juri dan pengunjung.

Rangkaian Tala Education Expo 2026 dijadwalkan masih akan berlangsung hingga hari penutup besok. Myrza memastikan bahwa agenda hari terakhir akan menyuguhkan sisi tradisional sebagai bagian dari pelestarian budaya lokal di Tanah Laut.

Reporter: Yuda Pratama
Back to top