KALIMANTAN SELATAN — Lenovo memperkenalkan V15 G7 Q7X, laptop 15 inci segmen terjangkau yang mengandalkan Snapdragon C-Series sebagai alternatif Windows on Arm dari versi Intel Wildcat Lake. Perangkat ini membawa layar 120Hz dan baterai 50Wh dengan klaim daya tahan hingga 23,28 jam. Lenovo belum mengumumkan harga resminya, tetapi laptop ini menyasar segmen sekitar USD 300.
Varian baru ini menjadi jawaban Lenovo bagi pengguna yang mencari laptop Windows berbasis arsitektur Arm di kelas harga bawah. Posisinya berbeda dari V15 G7 versi Intel yang sudah lebih dulu ada, sekaligus menandai langkah Lenovo memperluas pilihan chip di lini laptop entry-level mereka.
Snapdragon C C11-0100 Jadi Otak Utama
Dapur pacu V15 G7 Q7X diserahkan ke Snapdragon C C11-0100 yang membawa delapan core Kryo. Chip ini dirancang khusus untuk laptop murah dan dibekali NPU 12 TOPS agar sejumlah fitur AI bisa berjalan langsung di perangkat.
Meski demikian, kapasitas NPU tersebut belum memenuhi syarat untuk mengantarkan laptop ini ke kategori Copilot+ PC. Artinya, pengguna tidak akan mendapat seluruh fitur AI generatif yang biasanya menempel pada perangkat berlabel Copilot+.
Konfigurasi Memori dan Port
Lenovo membuka opsi RAM LPDDR5X sampai 16GB dan SSD PCIe 4.0 dengan kapasitas maksimal 512GB. Untuk varian paling murah, penyimpanan yang disediakan memakai UFS 3.1 berukuran 128GB.
Soal konektivitas, tersedia dua port USB-C, dua USB-A, HDMI, jack audio, dan pembaca kartu microSD. Kombinasi ini cukup lengkap untuk ukuran laptop budget yang biasanya memangkas jumlah port.
Layar dan Baterai Justru Naik Kelas
Bagian layar mendapat peningkatan dibanding versi Intel. Lenovo memakai panel IPS 16:10 beresolusi 1.920 x 1.200 dengan kecerahan hingga 400 nits, plus opsi refresh rate 120Hz.
Kapasitas baterainya juga lebih besar, yakni 50Wh. Lenovo mengklaim daya tahan sampai 23,28 jam berdasarkan pengujian internal mereka.
Bodi Plastik dengan Numpad
V15 G7 Q7X tetap memakai bodi plastik. Keyboard-nya dilengkapi numpad, sementara webcam 720p dibekali privacy shutter untuk menutup lensa saat tidak dipakai.
Harga dan Ketersediaan
Lenovo belum mengumumkan harga resmi V15 G7 Q7X. Laptop ini diposisikan untuk segmen sekitar USD 300 dan diperkirakan bakal dipasarkan secara luas di berbagai negara Asia, Eropa, dan Afrika.
Belum ada keterangan apakah perangkat ini akan masuk pasar Indonesia. Jika hadir, V15 G7 Q7X bakal bersaing di segmen laptop entry-level Windows on Arm yang saat ini masih didominasi model berbasis Intel dan AMD.