KALIMANTAN SELATAN — Puma memutuskan menghapus logo kucing melompat dari bagian lengan jersey mulai musim 2027-2028, perubahan desain yang juga berlaku bagi Manchester City dan seluruh klub pengguna perlengkapan asal Jerman tersebut. Kebijakan ini mengakhiri ciri khas yang bertahan lebih dari 25 tahun pada seragam sepak bola buatan Puma.
Paragraf pembuka: Laporan Footy Headlines menyebut logo Puma nantinya hanya ditempatkan di bagian dada jersey. Produsen perlengkapan olahraga asal Jerman itu menargetkan tampilan yang lebih sederhana sekaligus berkesan premium lewat pemangkasan elemen visual di lengan.
Selama lebih dari seperempat abad, logo berbentuk kucing melompat di kedua lengan menjadi penanda utama seragam sepak bola produksi Puma. Penempatan ganda di lengan dan dada membuat identitas merek langsung terlihat bahkan saat pertandingan disiarkan dari jarak jauh.
Mulai musim 2027-2028, Puma hanya mempertahankan logo di bagian dada. Perubahan ini tidak khusus menyasar Manchester City, melainkan berlaku untuk seluruh klub yang memakai perlengkapan Puma di berbagai kompetisi.
Bagi The Citizens, keputusan Puma berarti jersey mereka akan tampil berbeda dalam dua musim ke depan. Pendukung klub sudah mulai membahasnya, terutama karena perubahan desain datang bersamaan dengan tekanan nonteknis yang sedang dihadapi klub.
Manchester City tengah menghadapi persoalan serius di Premier League. Komisi independen liga menyatakan klub bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran aturan finansial, mengutip laporan Reuters pada September 2026.
City membantah seluruh pelanggaran dan mengajukan banding atas putusan tersebut. Proses hukum ini menjadi latar yang membuat setiap perkembangan di sekitar klub, termasuk urusan jersey, ikut mendapat perhatian lebih besar dari biasanya.
Laporan mengenai desain jersey tidak menyebut penghapusan logo Puma di lengan sebagai konsekuensi langsung dari kasus finansial tersebut. Kedua hal berjalan sebagai agenda yang terpisah.
Perubahan identitas visual Puma berpotensi memengaruhi pasar jersey replika, termasuk di Indonesia yang menjadi salah satu pasar besar penggemar klub Liga Inggris. Kolektor biasanya menandai jersey dengan detail desain tertentu sebagai edisi yang layak disimpan.
Jersey Manchester City dengan logo Puma di lengan bisa jadi menjadi versi terakhir sebelum desain anyar diterapkan pada musim 2027-2028. Bagi sebagian penggemar, momen ini justru menambah nilai edisi yang akan berhenti diproduksi.
Puma sendiri belum merinci bagaimana perubahan ini akan diterapkan pada klub-klub dengan kontrak jangka panjang, termasuk soal apakah ada penyesuaian desain khusus per klub atau seragam latihan.
Penutup: Penghapusan logo di lengan menandai pergeseran strategi pencitraan Puma setelah lebih dari 25 tahun, sementara Manchester City harus melewati dua musim ke depan dengan jersey baru di tengah proses banding kasus finansial di Premier League.