Kalimantan Selatan Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Muktamar XXI IMM 2027, Siapkan Pemilihan Ketua Umum

Penulis: Zulham Nasution  •  Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:32:02 WIB
DPP IMM menetapkan Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah Muktamar XXI IMM 2027 melalui mekanisme organisasi sesuai Pasal 26 ART IMM.

BANJARMASIN — Keputusan DPP IMM menempatkan Kalimantan Selatan sebagai penyelenggara forum permusyawaratan tertinggi organisasi itu. Mandat persiapan kini dipegang Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Kalimantan Selatan, mulai dari penyusunan kepanitiaan hingga koordinasi dengan pemerintah daerah dan keluarga besar Muhammadiyah setempat.

Penetapan tuan rumah dilakukan lewat mekanisme organisasi yang diatur Pasal 26 Anggaran Rumah Tangga (ART) IMM tentang Muktamar. Usulan pertama muncul dalam Tanwir XXXIII IMM di Malang pada Oktober 2025, lalu dibahas dan diputuskan dalam Rapat Pleno DPP IMM.

Lima Kandidat Ketua Umum Sudah Ditetapkan

Persiapan menuju Muktamar XXI telah masuk tahap pra-muktamar. Pada 2–5 September 2026, DPP IMM menggelar Tanwir XXXIV di Tangerang, Banten, yang menetapkan lima calon ketua umum DPP IMM.

Kelima kandidat itu adalah Muh. Akmal Ahsan, Ode R. Prabtama, Devi Kurniawan, Muh. Idil, dan Ari Harahap. Mereka akan mengikuti proses pemilihan dalam Muktamar XXI untuk memperebutkan posisi ketua umum IMM tingkat nasional.

Tanwir XXXIV juga menetapkan 52 calon formatur DPP IMM serta merumuskan materi tanfidz yang akan disahkan dalam muktamar. Seluruh tahapan itu menjadi bekal bagi DPD IMM Kalimantan Selatan dalam menyusun agenda forum.

Bukan Kali Pertama bagi Kalimantan Selatan

Provinsi ini punya rekam jejak penyelenggaraan forum nasional IMM. Kalimantan Selatan pernah menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) II IMM pada 26–30 November 1967, tiga tahun setelah organisasi didirikan di Yogyakarta pada 14 Maret 1964.

Lebih dari lima dekade kemudian, Kalimantan Selatan kembali menjadi tempat penyelenggaraan Tanwir XXXI IMM pada 12–14 Maret 2023. Forum itu menghasilkan Deklarasi Banjarmasin.

DPP IMM berharap pengalaman tersebut menjadi modal bagi Kalimantan Selatan untuk menyelenggarakan Muktamar XXI secara inklusif dan lancar. Forum ini juga diharapkan memperkuat kembali tiga pilar gerakan IMM, yakni religiusitas, intelektualitas, dan humanitas.

Pesan Zaki: Kontestasi Harus Bermuara pada Kemajuan IMM

Sekretaris Jenderal DPP IMM Muhammad Zaki Mubarak menegaskan bahwa penetapan tuan rumah merupakan amanah organisasi yang harus dipersiapkan secara matang dengan melibatkan seluruh elemen Ikatan.

"Berdasarkan proses pengusulan dalam Tanwir XXXIII dan tindak lanjut melalui Rapat Pleno DPP IMM, Kalimantan Selatan ditetapkan sebagai tuan rumah Muktamar XXI. Keputusan ini merupakan amanah organisasi yang harus dipersiapkan secara matang dengan melibatkan seluruh elemen Ikatan," kata Zaki.

Soal kontestasi kepemimpinan, Zaki menyebut perbedaan pandangan sebagai bagian dari dinamika organisasi. Namun ia menegaskan bahwa semuanya harus tetap diarahkan pada penguatan gerakan dan kemajuan IMM.

"Muktamar adalah ruang bersama. Perbedaan gagasan dan dinamika kontestasi pemilihan kepemimpinan baru merupakan bagian dari demokrasi organisasi, tetapi semuanya harus bermuara pada kemajuan IMM serta kontribusi yang lebih besar bagi bangsa, umat, dan Persyarikatan Muhammadiyah," ujarnya.

DPP IMM mengajak seluruh pimpinan, kader, alumni, dan keluarga besar Muhammadiyah berpartisipasi dalam menyukseskan Muktamar XXI. Lewat forum itu, IMM berharap konsolidasi organisasi semakin kuat, solidaritas kader tetap terjaga, serta arah gerakan ke depan semakin relevan dengan tantangan zaman.

Reporter: Zulham Nasution
Sumber: lenterakalimantan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top