Manajemen Persib Kawal Penyelidikan Penyerangan Bus U-18 ke Polresta Batang

Penulis: Benny Surbakti  •  Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:08:01 WIB
Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat mendatangi Mapolresta Batang untuk mengawal penyelidikan penyerangan bus Persib EPA U-18.

KALIMANTAN SELATAN — Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat mendatangi Mapolresta Batang untuk mengawal penyelidikan dugaan penyerangan bus Persib Elite Pro Academy U-18 di Rest Area KM 360, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Insiden pada Minggu, 11 Oktober 2026 itu menyebabkan kerusakan bus serta dugaan penjarahan koper ofisial dan perlengkapan pertandingan tim.

Langkah itu ditempuh manajemen agar kasus yang menimpa para pemain muda dan ofisial Persib ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan klub tidak ingin persoalan ini berhenti sebagai perhatian sesaat.

Koordinasi dengan Polresta Batang dilakukan pada Jumat, 16 Oktober 2026, atau lima hari setelah kejadian. Manajemen menyatakan komunikasi dengan pihak kepolisian akan terus berjalan hingga penyelidikan tuntas.

Adhitia: Keselamatan Pemain Muda Prioritas Utama

Adhitia menyebut keselamatan seluruh anggota tim, mulai dari pemain muda, ofisial, hingga personel klub, menjadi perhatian utama manajemen. Ia berharap penyidik mengungkap fakta secara objektif dan memproses pihak yang terbukti bertanggung jawab.

"Bagi kami, persoalan ini tidak boleh berhenti menjadi perhatian sesaat. Kami ingin memastikan komunikasi dengan pihak kepolisian terus berjalan dan penanganannya dikawal hingga tuntas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ujar Adhitia dalam keterangan yang diterima di Bandung.

Manajemen juga menegaskan menghormati kewenangan aparat penegak hukum dalam menangani perkara ini. Klub menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada penyidik sembari terus memantau perkembangan.

"Kami menghormati proses dan kewenangan aparat penegak hukum dalam menangani perkara ini. Kami berharap seluruh fakta dapat terungkap secara objektif dan pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab dapat diproses sesuai hukum," katanya.

Polisi Minta Pelaku Lain Menyerahkan Diri

Kepala Unit 3 Satreskrim Polresta Batang, Ipda Pipin Setyo Utomo, mengimbau suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta menjaga situasi tetap kondusif. Ia meminta Bobotoh tidak terprovokasi oleh insiden tersebut dan menyerahkan penanganan perkara kepada kepolisian.

"Kami mohon supaya tetap tenang, serahkan kepada kami dari pihak kepolisian Polresta Batang untuk dapat mengusut tuntas perkara ini dan menemukan pelaku-pelaku yang lain," kata Pipin.

Pipin juga meminta pihak-pihak yang diduga terlibat bersikap kooperatif. Mereka diimbau menyerahkan diri atau menghubungi Polresta Batang untuk membantu proses penyidikan.

Kerusakan Bus dan Dugaan Penjarahan Koper

Insiden di Rest Area KM 360 dilaporkan melibatkan dugaan kekerasan fisik terhadap rombongan Persib EPA U-18. Kejadian itu menyebabkan kerusakan bus serta dugaan penjarahan sejumlah koper milik ofisial dan perlengkapan pertandingan tim.

Rombongan Persib U-18 tengah dalam perjalanan terkait agenda pertandingan ketika penyerangan terjadi. Kasus ini menyita perhatian karena melibatkan pemain usia muda dan berlangsung di fasilitas rest area jalan tol.

Manajemen Persib dan kepolisian kini menaruh perhatian penuh pada penanganan perkara, dengan mengedepankan proses hukum dan menjaga situasi antarsuporter tetap kondusif.

Reporter: Benny Surbakti
Sumber: metrotvnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top