KALIMANTAN SELATAN — Intel dikabarkan menyiapkan tujuh model prosesor desktop Nova Lake yang masuk keluarga Core Ultra Series 4, dengan varian tertinggi Core Ultra 9 4970K BFC membawa 28 core dan 28 thread. Konfigurasi itu terdiri dari 8 P-Core, 16 E-Core, dan 4 LPE-Core, dengan TDP 125W serta dukungan cache bLLC hingga 144MB. Bocoran ini muncul saat Intel belum mengumumkan tanggal resmi peluncuran lini tersebut.
Kebocoran daftar model Nova Lake-S memperlihatkan Intel menyiapkan tiga kelas produk sekaligus: Core Ultra 9, Core Ultra 7, dan Core Ultra 5. Seluruh chip disebut memakai satu compute tile dengan konfigurasi maksimal 28 core, dan platform barunya akan berjalan di socket LGA 1954.
Dua motherboard yang disebut menjadi pilihan awal adalah Z990 dan Z970. Intel juga dikabarkan sedang menyiapkan model Nova Lake dengan dua compute tile yang nantinya bisa mencapai 52 core.
Dari tujuh model yang beredar, tiga di antaranya masuk lini Core Ultra 9. Selain 4970K BFC, ada 4950K dengan konfigurasi 28 core serta 4900 BFC yang membawa 22 core.
Lini Core Ultra 7 diisi 4870K BFC dan 4850K, keduanya dengan 24 core. Sementara Core Ultra 5 diwakili 4650K dan 4650KF yang masing-masing memiliki 22 core.
Varian KF, seperti biasa, merupakan model tanpa iGPU sehingga pengguna harus memasang kartu grafis terpisah. Hampir seluruh model standar lainnya dibekali iGPU dengan 32 Execution Units.
Varian BFC menjadi model yang paling disorot karena mendapat tambahan bLLC, arsitektur memori cache tambahan yang diperkenalkan Intel pada lini Nova Lake. Kapasitas cache hingga 144MB disebut bergantung pada konfigurasi chip yang dipakai.
Kombinasi 28 core dan cache besar menjadi daya tarik utama lini ini di segmen desktop performa tinggi. Untuk pekerjaan seperti rendering, kompilasi kode, atau multitasking berat, kapasitas cache besar biasanya berpengaruh ke latensi akses data.
Intel diperkirakan memperkenalkan Nova Lake-S pada CES 2027 sebelum mulai memasarkannya pada awal tahun berikutnya. Belum ada konfirmasi resmi soal harga maupun tanggal ketersediaan di pasar Indonesia.
Lini ini nantinya akan bersaing dengan prosesor AMD berbasis Zen 6 seperti Ryzen Olympic Ridge yang juga diperkirakan hadir pada periode serupa. Artinya, pertarungan generasi prosesor desktop berikutnya baru akan memanas sekitar dua tahun dari sekarang.
Bagi pelaku bisnis digital dan pengguna yang sedang merencanakan upgrade PC, bocoran ini lebih relevan sebagai gambaran arah platform ke depan, terutama soal perpindahan ke socket LGA 1954 yang menuntut penggantian motherboard. Keputusan pembelian sebaiknya tetap menunggu pengumuman resmi Intel.