Tesla Jual 486.532 Mobil Listrik Kuartal III-2026, Lampaui Perkiraan Pasar

Penulis: Wahyudi Santoso  •  Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:38:31 WIB
Penjualan global Tesla pada kuartal III-2026 mencapai 486.532 unit kendaraan listrik.

KALIMANTAN SELATAN — Tesla mencatat penjualan 486.532 kendaraan pada kuartal III-2026, angka yang melampaui perkiraan analis meski turun dua persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Laporan ini langsung mendorong saham produsen mobil listrik tersebut naik sekitar lima persen. Pasar otomotif Amerika Serikat secara keseluruhan diperkirakan justru menyusut tipis pada periode yang sama.

Laporan penjualan kuartal III-2026 yang dirilis Tesla menjadi sinyal bahwa permintaan kendaraan listrik di pasar Amerika Serikat masih bertahan di tengah tekanan inflasi. Angka 486.532 unit yang dibukukan sepanjang Juli-September itu berada di atas ekspektasi pasar, meski secara tahunan turun dua persen.

Reaksi pasar datang cepat. Saham Tesla melonjak sekitar lima persen setelah laporan tersebut beredar, seperti dilansir AFP.

Penjualan Tesla vs Ford dan Stellantis di Kuartal III-2026

Di antara produsen mobil Amerika Serikat lainnya, Ford mencatat penjualan 509.764 kendaraan pada kuartal ketiga, turun 6,6 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara Stellantis membukukan 324.277 unit, hampir identik dengan capaian tahun lalu.

Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa penurunan Tesla yang hanya dua persen relatif lebih baik dibanding Ford yang terpangkas hampir tujuh persen. Meski begitu, Ford masih menjual lebih banyak unit secara total karena lini produknya mencakup kendaraan berbahan bakar bensin dan hibrida, bukan hanya listrik.

Pasar Mobil AS Tetap Tangguh meski Inflasi Berlanjut

Para analis menggambarkan pasar mobil Amerika Serikat sebagai pasar yang tangguh meskipun inflasi terus berlanjut. Pembeli masih mendatangi dealer dan melakukan pembelian, walau sebagian beralih ke pilihan yang lebih murah ketika tidak mampu membeli pilihan pertama mereka.

Pergeseran ke segmen harga lebih rendah ini menjadi catatan tersendiri bagi produsen yang mengandalkan model-model premium. Konsumen tidak menghilang dari pasar, tetapi mengubah prioritas anggaran.

Proyeksi Total Pasar AS Turun 0,7 Persen

Cox Automotive memperkirakan penjualan keseluruhan di Amerika Serikat pada kuartal ketiga turun 0,7 persen dibandingkan tahun lalu menjadi 4,1 juta unit. Artinya, capaian Tesla yang melampaui ekspektasi terjadi di tengah pasar yang secara agregat justru menyusut.

Bagi pasar Indonesia, dinamika ini menjadi gambaran bagaimana produsen kendaraan listrik global menghadapi tekanan inflasi dan pergeseran preferensi konsumen. Tesla sendiri belum memiliki kehadiran resmi di Indonesia, namun beberapa modelnya masuk melalui importir umum dan skema kendaraan listrik yang digenjot pemerintah.

Laporan kuartal III-2026 ini belum menyertakan rincian per model maupun proyeksi kuartal keempat. Tesla juga tidak menyebutkan target pengiriman tahunan dalam laporan tersebut.

Reporter: Wahyudi Santoso
Sumber: rctiplus.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top