Kementerian Perhubungan melalui KSOP Kelas I Banjarmasin memastikan peralatan salvage untuk mengangkat bangkai KM Virgo Transport 8 dari dasar Laut Jawa sudah tersedia di Singapura. Lembaga asuransi internasional Protection and Indemnity selaku penanggung jawab bersama pemilik kapal menyiapkan crane barge dan main boom, sementara mitra lokal dari PT Jasalindo ditunjuk untuk mitigasi awal. Hingga hari ke-16 operasi SAR, 179 orang telah ditemukan dengan 64 korban masih dalam pencarian.
BANJARMASIN — Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto menyatakan peralatan salvage sudah berada di Singapura dan tinggal menunggu penunjukan mitra pelaksana. Informasi itu disampaikan dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-16 kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin malam.
Peralatan yang disiapkan berupa crane barge atau kapal kran apung lengkap dengan main boom. Kedua alat itu berdaya angkat tinggi dan dipakai untuk mengevakuasi bangkai kapal dari dasar laut.
Heri menyebut lembaga asuransi internasional Protection and Indemnity (P&I) selaku penanggung jawab bersama pemilik KM Virgo telah menyiapkan seluruh peralatan. Pihaknya tinggal menunjuk mitra pelaksanaan salvage yang kemungkinan berasal dari perusahaan internasional.
Untuk mitra lokal, KSOP Banjarmasin mengarah ke PT Jasalindo. Perusahaan itu sejak awal mengawal kegiatan dan memberikan data kondisi kapal melalui teknologi remotely operated vehicle (ROV).
"Kalau tidak salah itu dari PT Jasalindo. Kebetulan Jasalindo ini yang dari awal sudah mengawal kegiatan ini dan sudah memberikan data-data. Kondisi foto kapal pertama kali itu didapat dari teman-teman dari Jasalindo melalui teknologi ROV-nya," ujar Heri.
Setelah mitra pelaksana ditunjuk, mitra lokal akan lebih dulu melakukan mitigasi kondisi kapal. Langkah itu diambil sambil menunggu perlengkapan dari Singapura tiba di lokasi operasi SAR.
Heri berharap seluruh perlengkapan salvage sudah berada di lokasi operasi dalam waktu kurang dari satu minggu. Tenggat itu sesuai janji pemilik KM Virgo yang disampaikan kepada pimpinan Kementerian Perhubungan.
"Kita semua berharap seluruh perlengkapan salvage tersebut sudah berada di lokasi operasi dalam waktu kurang dari satu minggu sesuai dengan janji pemilik KM Virgo yang disampaikan kepada pimpinan Kementerian Perhubungan," ujar Heri Purwanto.
Hingga hari ke-16 operasi pencarian dan pertolongan, Senin pukul 22.00 Wita, Basarnas mengonfirmasi 179 orang telah ditemukan. Rinciannya, 108 orang selamat dan 71 orang meninggal dunia.
Sebanyak 64 korban masih dalam proses pencarian dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8. Operasi SAR masih berlanjut sambil menunggu kedatangan peralatan salvage dari Singapura.