Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Hulu Sungai Selatan Hj. Mustaidah Syafrudin Noor menyampaikan perhatian terhadap PAUD merupakan bagian penting dalam mempersiapkan generasi sejak usia dini. Hal itu disampaikannya usai menghadiri audiensi dan konsultasi Bunda PAUD se-Provinsi Kalimantan Selatan bersama Direktur PAUD Kemendikdasmen di Jakarta, Jumat. Kegiatan itu diikuti Bunda PAUD dari 13 kabupaten/kota se-Kalsel beserta para kepala dinas pendidikan.
KANDANGAN — Mustaidah menilai audiensi tersebut menjadi kesempatan memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Lewat forum itu, peserta memperoleh masukan dan informasi terkait arah kebijakan serta pengembangan PAUD.
Rombongan Bunda PAUD se-Provinsi Kalsel diterima Direktur PAUD di bawah Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal/Informal Kemendikdasmen, Kurniawan, beserta jajaran.
Dalam keterangannya, Mustaidah menekankan pentingnya kerja sama berbagai pihak untuk memastikan layanan PAUD terus berkembang.
"Melalui sinergi antara Bunda PAUD, pemerintah daerah, satuan pendidikan, tenaga pendidik, serta berbagai pihak terkait, kita harapkan layanan PAUD dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang optimal bagi tumbuh kembang anak," katanya.
Ia menyebut perhatian terhadap PAUD merupakan bagian penting dalam mempersiapkan generasi sejak usia dini. Karena itu, penguatan program di jenjang ini perlu menjadi perhatian bersama, bukan hanya tanggung jawab satu instansi.
Audiensi itu diikuti Bunda PAUD Provinsi Kalsel Hj. Fathul Jannah Muhidin. Turut hadir Bunda PAUD dari 13 kabupaten/kota se-Provinsi Kalsel serta para kepala dinas pendidikan dari seluruh kabupaten/kota di provinsi tersebut.
Kehadiran kepala dinas pendidikan dinilai penting karena pelaksanaan program PAUD di lapangan bersinggungan langsung dengan kewenangan dinas di masing-masing daerah.
Pertemuan itu juga menjadi ruang konsultasi dan tukar informasi mengenai berbagai upaya penguatan program PAUD. Harapannya, pelaksanaan program semakin terarah dan sesuai kebutuhan serta karakteristik masing-masing daerah.
Bagi HSS, forum semacam ini membuka peluang menyesuaikan program PAUD dengan kondisi setempat. Setiap kabupaten/kota di Kalsel memiliki tantangan berbeda, mulai dari sebaran satuan pendidikan hingga kebutuhan tenaga pendidik.
Audiensi dan konsultasi disebut menjadi momentum bagi Bunda PAUD bersama jajaran pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi. Forum itu juga dipakai menyampaikan berbagai hal terkait penyelenggaraan PAUD, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi anak-anak di daerah.