BANJARMASIN — Ikatan Keluarga Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) Kalimantan Selatan menggelar bakti sosial tanggap darurat karhutla dengan mendirikan posko penyaluran bantuan di area terdampak. Posko tersebut menjadi titik distribusi oksigen, masker, dan logistik bagi mereka yang bertugas di lapangan.
Bantuan diserahkan langsung kepada relawan, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat yang terdampak asap pekat. Kegiatan berlangsung pada Sabtu (26/9/2026).
Ada tiga jenis bantuan utama yang disalurkan IKA UNAIR Kalsel dalam aksi ini. Pertama, tabung dan konsentrator oksigen yang ditempatkan di titik posko darurat.
Peralatan itu disiapkan untuk membantu relawan atau warga yang mengalami kelelahan ekstrem dan sesak napas akibat paparan asap. Kedua, pembagian masker untuk meminimalisir risiko ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut).
Ketiga, makanan siap saji dan air mineral. Logistik ini ditujukan menjaga kondisi fisik para relawan selama bertugas di lapangan.
Koordinator kegiatan, Dr.dr Oski, menyatakan bahwa relawan dan tim pemadam bekerja dalam kondisi berisiko tinggi. Pihaknya ingin memastikan fisik dan kesehatan mereka tetap terjaga.
"Para relawan dan tim pemadam kebakaran bekerja tanpa lelah dalam kondisi yang sangat berisiko. Melalui Bakti IKA UNAIR Kalsel kami ingin memastikan fisik dan kesehatan mereka tetap terjaga. Penyediaan oksigen dan dukungan logistik ini adalah bentuk apresiasi sekaligus solidaritas kami dari Keluarga Alumni Universitas Airlangga," ujar Oski.
IKA UNAIR Kalsel merupakan wadah alumni Universitas Airlangga Surabaya yang berkiprah di berbagai bidang pekerjaan di Kalimantan Selatan. Organisasi ini rutin menjalankan kegiatan sosial kemasyarakatan sebagai wujud pengabdian, dengan landasan jiwa ksatria dan nilai-nilai Excellence with Morality.
Kegiatan bakti sosial ini diharapkan meringankan beban petugas di lapangan. Selain itu, aksi tersebut diharapkan mendorong berbagai pihak untuk berkolaborasi dalam penanggulangan bencana karhutla.