BMKG Kalsel Prakirakan Cerah Berawan, Kabut Asap Selimuti Bandara Syamsudin Noor

Penulis: Benny Surbakti  •  Jumat, 25 September 2026 | 08:32:30 WIB
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor menyampaikan kondisi cuaca Kalsel umumnya cerah berawan.

BANJARMASIN — Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Lisda Kartika, menyampaikan bahwa pantauan citra radar cuaca pagi hari menunjukkan kondisi umumnya cerah di wilayah Kalsel. "Begitupun di wilayah sekitar bandara Syamsudin Noor Banjarmasin juga terpantau cerah berawan, namun terdapat kondisi berkurangnya jarak pandang akibat kabut asap," kata Lisda dalam informasi cuaca di Pro1 RRI Banjarmasin.

Arah angin bertiup dari Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan 5-25 km/jam. Suhu udara berkisar 22-37 derajat selsius, sementara kelembaban udara berada di rentang 45-95 persen.

Potensi Hujan Disertai Petir di HSU, Balangan, dan Tabalong

Hampir seluruh kota dan kabupaten di Kalsel diprakirakan cerah berawan. Namun BMKG mencatat potensi hujan ringan di Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan, dan Tabalong.

"Sehingga perlu diwaspadai terhadap potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat pada sore dan dini hari di wilayah HSU, Balangan dan Tabalong," ujar Lisda menerangkan.

Gelombang Perairan Tanah Laut Capai 2,5 Meter

BMKG juga merilis prakiraan tinggi gelombang di sejumlah perairan Kalsel. Di perairan Banjarmasin, Tanah Bumbu, dan Kotabaru, tinggi gelombang berkisar 0,5-1,25 meter.

Perairan Tanah Laut diprakirakan lebih tinggi, yakni 1,25-2,5 meter. "Sehingga diharapkan bagi perahu nelayan, kapal tongkang dan kapal ferry terhadap potensi gelombang tinggi yang dapat mencapai 2,5 meter di perairan Tanah Laut," ucapnya mengingatkan.

Informasi Cuaca Terkini Bisa Diakses Lewat Kanal Resmi BMKG

Warga Kalsel dapat memantau pembaruan cuaca melalui website cuaca.BMKG.go.id, aplikasi INFO BMKG, atau Instagram @cuacakalsel. BMKG mengimbau nelayan dan operator kapal di perairan Tanah Laut untuk memperhatikan peringatan gelombang tinggi sebelum melaut.

Reporter: Benny Surbakti
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top