Ustadz Walad Hadrawi Ingatkan Pentingnya Konsistensi Ibadah dalam Tausyiah Subuh di Masjid Al Falah Banjarmasin

Penulis: Yuda Pratama  •  Senin, 21 September 2026 | 14:13:01 WIB
Ustadz Walad Hadrawi menyampaikan tausyiah subuh di Masjid Al Falah, Banjarmasin Selatan.

Ustadz Haji Ahmad Zaruqi atau yang dikenal sebagai Walad Hadrawi menekankan arti penting konsistensi dalam kehidupan seorang Muslim saat memberikan tausyiah di Masjid Al Falah Komplek Bumi Pemurus Permai, Banjarmasin Selatan. Tausyiah yang digelar usai Shalat Subuh itu mengutip Kalam Hikmah Ibnu Athaillah Askandari, ahli sufi asal Mesir dari abad XII Masehi. Konsistensi dinilai bukan hanya berdampak pada diri sendiri, tetapi juga orang lain di sekitar.

BANJARMASIN — Ustadz Haji Ahmad Zaruqi atau Walad Hadrawi menyampaikan tausyiah bertema konsistensi di Masjid Al Falah Komplek Bumi Pemurus Permai, Banjarmasin Selatan, usai Shalat Subuh. Dalam ceramahnya, ia menegaskan bahwa konsistensi menjadi kunci utama bagi seorang Muslim dalam menggapai keridhaan Allah.

"Konsistensi itu penting dalam upaya menggapai keridhaan Allah," ujar Ustadz Walad Hadrawi di hadapan jamaah Masjid Al Falah.

Mengutip Kalam Hikmah Ibnu Athaillah Askandari

Dalam tausyiahnya, Ustadz Walad Hadrawi mengutip Kalam Hikmah Ibnu Athaillah Askandari, seorang ahli sufi dunia Islam dari Mesir yang hidup sekitar abad XII Masehi. Ibnu Athaillah, menurutnya, mengaku belum bisa konsisten karena melihat hilir mudik, simpang siur, serta ramainya kehidupan duniawi.

"Karenanya, Ibnu Athaillah yang sudah tergolong sofi masih memohon petunjuk Allah dalam menapak jalan yang lurus untuk mendapatkan ridha Nya," kutip ustadz yang pernah mondok di Tarim Hadramaut, Yaman.

Konsistensi Dinilai Sulit, tetapi Tetap Harus Diupayakan

Menurut Ustadz Walad Hadrawi, konsistensi memang cukup sulit dijalani kecuali bagi mereka yang selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT atau orang-orang yang sudah tergolong arifin. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa umat Muslim tetap harus berupaya menjaga konsistensi dalam kehidupan sehari-hari.

"Namun kita tetap harus berupaya menjaga konsistensi. Karena bisa berdampak pada orang lain dan diri sendiri," demikian Ustadz HA Zaruqi atau Walad Hadrawi.

Singgung Perbedaan Kesendirian dan Kesepian

Sebelum mengakhiri tausyiah, ustadz paruh baya itu menyinggung persoalan kesendirian dan kesepian. Kedua hal tersebut memiliki kesamaan, namun mengandung makna yang berbeda.

Tausyiah Subuh di Masjid Al Falah ini menjadi salah satu kegiatan rutin keagamaan bagi warga Komplek Bumi Pemurus Permai, Banjarmasin Selatan. Ustadz Walad Hadrawi dikenal sebagai penceramah yang kerap mengangkat tema-tema tasawuf dan pembinaan spiritual dalam setiap ceramahnya.

Reporter: Yuda Pratama
Sumber: kalsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top