KONI Tanah Bumbu Targetkan 3.000 Pelari di Tanbu Beraksi Run 2026, Half Marathon Perdana Digelar

Penulis: Arif Budiman  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:13:31 WIB
KONI Tanah Bumbu menargetkan 3.000 pelari pada Tanbu Beraksi Run 2026 dengan menambah kategori Half Marathon 21K.

BATULICIN — KONI Tanah Bumbu memperluas skala Tanbu Beraksi Run 2026 dengan menambah kategori Half Marathon 21 kilometer (21K) di samping nomor 10K dan 5K yang sudah ada sejak tahun lalu. Langkah ini diambil untuk menarik pelari elite nasional sekaligus menggenjot jumlah peserta hingga tiga kali lipat dibanding edisi perdana 2025 yang diikuti 1.450 pelari.

Ketua Umum KONI Tanah Bumbu, Adi Haidir Putra, mengatakan penambahan kategori tersebut merupakan bagian dari upaya membawa event ini naik level. Ia menambahkan, konsep sport tourism yang diusung diharapkan mampu mendatangkan peserta dari luar daerah, bukan hanya dari Kalimantan Selatan.

Rute Balap dan Konsep Sport Tourism

Panitia memilih Jalan Darma Praja di Gunung Tinggi sebagai lintasan lomba. Lebar jalan di kawasan itu dinilai memungkinkan pengaturan lalu lintas lebih mudah, sehingga pelari bisa mengikuti perlombaan dengan aman.

"Dengan hadirnya para pelari, terutama dari luar Tanah Bumbu, kami berharap dapat meningkatkan perekonomian daerah karena ada keterlibatan pelaku UMKM pada event tersebut," kata Adi di Batulicin, Kamis.

Persiapan Medis: Screening Awal hingga Dokter yang Ikut Berlari

Perwakilan panitia, dr. Fadly Wirawan, memastikan kesiapan sistem kesehatan untuk mengantisipasi risiko selama perlombaan. Setiap peserta akan menjalani screening awal saat registrasi dengan mencantumkan riwayat penyakit dan obat-obatan yang dikonsumsi rutin.

Peserta dengan risiko kesehatan tertentu akan diberi penanda khusus pada nomor dada agar mudah dikenali tim medis. Panitia menyiapkan water station, ambulans, dan tim medis di sepanjang rute dengan jarak antarpos sekitar 2,5 kilometer.

Hal yang membedakan tahun ini adalah kehadiran running doctor. Sebanyak lima dokter akan ikut berlari di setiap kategori untuk memberikan pertolongan pertama jika ada peserta yang mengalami masalah kesehatan di tengah lintasan.

Teknologi Chip Time dan Verifikasi Ketat

Dari sisi perlombaan, panitia menerapkan sistem penilaian transparan dengan teknologi chip time untuk mencatat waktu secara presisi. Sejumlah recorder atau titik checkpoint dipasang di sepanjang rute untuk mendeteksi peserta yang tidak melewati jalur yang ditentukan.

Setiap peserta memperoleh satu nomor BIB yang tidak dapat dipindahtangankan. Saat mencapai garis finis, tim verifikasi dari race manajemen dan juri PASI Tanah Bumbu akan mencocokkan nomor BIB dengan data pendaftaran dan identitas peserta.

"Kalau ada peserta yang memotong jalur, secara sistem akan terdeteksi karena dia tidak melewati checkpoint yang ditentukan," tegas Fadly. CCTV juga ditempatkan di sejumlah titik untuk memperkuat proses verifikasi.

Kategori, Biaya, dan Hadiah

Tanbu Beraksi Run 2026 membuka kategori putra dan putri untuk Half Marathon serta 10 km pada kelas Nasional usia 18–39 tahun dan Master 40–60 tahun. Kategori 5 km terdiri atas pelajar usia 13–17 tahun, Nasional 18–39 tahun, dan Master 40–60 tahun.

Pendaftaran dibuka pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 16.00 Wita melalui situs resmi Tanbu Beraksi Run. Biaya pendaftaran bervariasi: Rp475 ribu untuk Half Marathon, Rp325 ribu untuk 10K, Rp250 ribu untuk 5K, dan Rp200 ribu untuk kategori pelajar.

Biaya tersebut mencakup race tee, BIB, chip time, welcome kit sponsor, e-sertifikat, medali, refreshment, serta finisher tee khusus peserta Half Marathon. Hadiah disiapkan untuk lima besar setiap kategori podium.

Untuk Half Marathon Nasional, juara pertama hingga kelima masing-masing memperoleh Rp10 juta, Rp8,5 juta, Rp7 juta, Rp5,5 juta, dan Rp4 juta. Sementara kategori Half Marathon Master menawarkan hadiah Rp7 juta, Rp6 juta, Rp5 juta, Rp4 juta, dan Rp3 juta.

Adapun hadiah 10K Nasional mencapai Rp6 juta untuk juara pertama, Rp5 juta juara kedua, Rp4 juta juara ketiga, Rp3 juta juara keempat, dan Rp2 juta juara kelima.

Mengusung tema "Energy of The Coast", event ini digelar KONI Tanah Bumbu berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Fadly berharap agenda ini menjadi ajang olahraga tahunan yang menarik peserta dari luar daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata setempat.

Reporter: Arif Budiman
Sumber: kalsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top