TANJUNG — Momentum 10 Muharram yang dikenal sebagai Hari Raya Anak Yatim diisi dengan kegiatan berbagi di Tabalong. Sebanyak 223 anak yatim berkumpul di Masjid Al-Qadar, Pasar Kapar, Kecamatan Murung Pudak, untuk menerima santunan, Kamis (25/6). Acara yang berlangsung hangat ini juga diisi dengan doa bersama dan tausiyah.
Ketua KS2 Tabalong, Erlina Effendi Ilas, menyebut jumlah peserta yang hadir melampaui ekspektasi awal panitia. "Alhamdulillah, lebih dari 200 anak yatim bisa berkumpul di rumah Allah," jelasnya, Jumat (26/6).
Menurut Erlina, peringatan 10 Muharram bukan sekadar ajang pemberian bantuan materi. Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kasih sayang masyarakat kepada anak-anak yatim. "Kami memang tidak bisa menggantikan kasih sayang orang tua mereka. Tapi kami ingin menunjukkan masih banyak yang peduli, mencintai, dan mendoakan mereka," katanya.
Kegiatan ini tidak hanya digerakkan oleh KS2 Tabalong. Sejumlah organisasi dan komunitas sosial turut mendukung, di antaranya HWK, Al-Hidayah, WCV, dan Perempuan Smart. Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menjadi bukti nyata kolaborasi dalam menumbuhkan kepedulian sosial di Bumi Saraba Kawa.
Erlina juga mengajak masyarakat luas untuk terus memberikan perhatian kepada anak yatim. Bantuan tidak harus selalu berupa materi, dukungan moral dan doa pun dinilai sangat berarti bagi mereka. "Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh dan mempererat kebersamaan kita semua," pungkasnya.