BARABAI — Banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mendorong aparat keamanan turun langsung ke titik terdampak. Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon bersama Dandim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar meninjau kondisi warga di Desa Muntiraya dan Kelurahan Barabai Darat, Senin (18/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, mereka memastikan situasi keamanan dan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi. Sebanyak 1 ton beras diserahkan secara simbolis kepada masyarakat yang rumahnya terendam banjir.
Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon mengingatkan warga agar tidak lengah. Cuaca dengan intensitas hujan tinggi masih berpotensi melanda kawasan tersebut dalam beberapa hari ke depan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada, menjaga keselamatan diri dan keluarga serta tidak panik. Ikuti arahan petugas di lapangan dan segera melapor apabila memerlukan bantuan,” ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi.
Dandim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan Polri akan terus diperkuat selama masa tanggap darurat. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait disebut terus berjalan untuk mempercepat penanganan banjir.
“Kami hadir untuk memastikan kondisi warga tetap aman serta memberikan bantuan guna meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir,” kata Dandim.
Kehadiran aparat di lokasi banjir mendapat sambutan positif dari warga. Mereka mengaku terbantu dengan adanya perhatian langsung dari jajaran TNI-Polri, terutama di tengah keterbatasan akses dan pasokan logistik.
Penyaluran beras ini merupakan bagian dari respons cepat aparat terhadap bencana hidrometeorologi yang kerap melanda HST setiap musim hujan. Pihak kepolisian dan kodim setempat masih melakukan pendataan jumlah rumah dan warga yang terdampak untuk menentukan kebutuhan bantuan selanjutnya.